Catatanku

MEMULAI BISNIS : 10 LANGKAH UNTUK MEMULAI BISNIS KECIL

Ketika kamu mempertimbangkan beberapa alasan paling menarik untuk memulai bisnis, termasuk memiliki ide bisnis yang unik, merancang karir yang memiliki fleksibilitas (kebebasan) untuk berkembang bersama kamu, bekerja menuju kemandirian finansial, dan berinvestasi ; karena beberapa alasan tersebut tidak mengherankan bahwa di Indonesia bisnis kecil (UMKM) ada di mana-mana.

bisnis kecil (UMKM)

Tetapi tidak setiap bisnis kecil dapat menuju kesuksesan. Pada kenyataannya, hanya sekitar 2/3 dari bisnis yang sudah memiliki karyawan, bertahan setidaknya dua tahun, dan sekitar 1/2 nya bertahan lima tahun. Jadi kamu mungkin akan menghadapi tantangan yang nyata ketika kamu memutuskan untuk mengambil risiko tersebut, berhenti dari pekerjaan kantor kamu, dan menjadi pemilik bisnis kamu sendiri. Patikan kamu mengatur semuanya dari awal dan mengikuti semua tahapan yang diperlukan ketika memulai bisnis. Tetapkan fondasi bisnis kamu menuju jalan kesuksesan.

Baca juga : INILAH 9 IDE CONTOH UKM DI INDONESIA

Berikut adalah 10 langkah yang diperlukan untuk memulai bisnis dengan sukses :

Langkah 1 : Lakukan Riset

bisnis kecil (UMKM)

Kamu mungkin sudah mengidentifikasi ide bisnis yang sudah kamu pikirkan, jadi sekarang saatnya untuk menyeimbangkan dan mengaitkannya dengan kenyataan yang ada. Apakah ide bisnis kamu memiliki potensi untuk berhasil? Kamu perlu serius memikirkan ide bisnis kamu sebelum melangkah lebih jauh.

Agar bisnis kecil kamu berhasil, ia harus dapat menyelesaikan permasalahan, memenuhi kebutuhan atau menawarkan sesuatu yang diinginkan pasar.

Ada sejumlah cara agar kamu dapat mengidentifikasi kebutuhan ini, termasuk penelitian bahkan trial and error. Ketika kamu melihat pasar, beberapa pertanyaan yang harus kamu jawab meliputi:

  • Apakah ada kebutuhan untuk produk / jasa yang kamu jual?
  • Siapa yang membutuhkannya?
  • Apakah ada perusahaan lain yang menawarkan produk / layanan serupa sekarang?
  • Seperti apa persaingannya?
  • Bagaimana cara bisnis kamu akan masuk ke pasar?

Langkah 2 : Buat Perencanaan

bisnis kecil (UMKM)

Kamu memerlukan rencana yang tepat untuk mewujudkan ide bisnis kamu. Rencana bisnis adalah cetak biru yang akan memandu kamu mengelola bisnis dari tahap awal yaitu pembentukan dan di akhir adalah pertumbuhan bisnis, dan ini adalah hal yang harus dimiliki untuk semua jenis bisnis baru.

Jika kamu berniat mencari dukungan keuangan dari investor atau lembaga keuangan, rencana bisnis adalah suatu keharusan. Jenis rencana bisnis ini umumnya panjang dan menyeluruh dan memiliki hal – hal yang dicari oleh investor dan bank ketika mereka memvalidasi ide bisnis kamu.

Jika kamu tidak berniat mencari dukungan keuangan, rencana bisnis yang sederhana sudah dapat memberikan kamu kejelasan tentang apa yang ingin kamu capai dan bagaimana kamu berencana untuk melakukannya. Tulislah pada kertas rencana kerja kamu!

Langkah 3 : Rencanakan Keuangan Kamu

bisnis kecil (UMKM)

Memulai bisnis kecil tidak harus memerlukan banyak uang, tetapi awalnya akan melibatkan beberapa investasi serta kemampuan (skill) untuk menutupi biaya yang sedang digunakan sebelum kamu menghasilkan keuntungan. Kumpulkan laporan dan data untuk memperkirakan biaya memulai bisnis kamu (lisensi dan izin, peralatan, biaya hukum, asuransi, branding, riset pasar, inventaris, merek dagang, sewa properti, dll.).

Serta apa yang perlu kamu lakukan untuk mengatasi resiko – resiko yang datang secara tiba – tiba, kamu perlu untuk menjaga bisnis kamu berjalan setidaknya selama 12 bulan (sewa, utilitas, pemasaran dan periklanan, produksi, persediaan, biaya perjalanan, gaji karyawan, gaji kamu sendiri, dll.).

Hasil perhitungan pada masing – masing faktor tersebut di jumlahkan dan itu adalah investasi awal yang kamu butuhkan.

Ada sejumlah cara agar kamu dapat mendanai bisnis kecil kamu, termasuk:

  • Pembiayaan
  • Pinjaman usaha kecil
  • Investor

Langkah 4 : Pilih Struktur Bisnis Kamu

bisnis kecil (UMKM)

Bisnis kecil kamu dapat dijalankan secara perseorangan, kemitraan, perseroan terbatas, atau perusahaan. Kepemilikan bisnis yang kamu pilih akan memengaruhi banyak faktor dari nama bisnis kamu, kewajiban kamu, hingga cara kamu  membayar pajak.

Kamu dapat memilih struktur bisnis di awal, dan kemudian mengevaluasi kembali dan mengubah struktur bisnis kamu bila diperlukan. Ada gunanya untuk berkonsultasi dengan pengacara atau pihak yang ahli untuk memastikan bahwa kamu telah membuat pilihan struktur bisnis yang tepat.

Langkah 5 : Pilih dan Daftarkan Nama Bisnis Kamu

bisnis kecil (UMKM)

Nama bisnis yang kamu tentukan sangat berperan hampir di setiap aspek dari bisnis kamu, jadi pilihlah nama yang bagus agar menjadi yang terbaik di masa depan . Pastikan kamu memikirkan semua potensi dan keuntungan saat kamu memilih berbagai opsi untuk nama bisnis kamu.

Setelah kamu memilih nama untuk bisnis kamu, kamu perlu memeriksa memverifikasi apakah nama tersebut sudah digunakan untuk merek dagang atau belum. Jika belum, segeralah kamu mendaftarkannya (dapat melalui notaris).

Baca juga : CARA AGAR PRODUK UKM TEMBUS PASAR INTERNASIONAL

Langkah 6 : Dapatkan Lisensi dan Izin

Dokumen – dokumen adalah bagian awal dari proses ketika kamu memulai bisnis kamu sendiri.

bisnis kecil (UMKM)

Ada berbagai izin bisnis kecil yang mungkin berlaku untuk berbagai keadaan bisnis yang kamu tekuni, tergantung pada jenis bisnis yang kamu mulai dan di mana bisnis kamu berada. Kamu perlu mempelajari lisensi dan izin apa yang berlaku untuk bisnis kamu selama awak proses bisnis anda berdiri.

Langkah 7 : Pilih Sistem Akuntansi Kamu

bisnis kecil (UMKM)

Bisnis kecil paling efektif ketika ada sistem yang sudah berjalan. Salah satu sistem terpenting untuk bisnis kecil adalah sistem akuntansi.

Sistem akuntansi diperlukan untuk membuat dan mengelola anggaran bisnis kamu, mengatur tarif dan harga, menjalankan bisnis dengan orang lain, dan mengajukannya ke pajak. Kamu dapat mengatur sistem akuntansimu sendiri, atau menyewa seorang akuntan untuk mengelola anggaran masa depan bisnis kecilmu. Apabila kamu memutuskan untuk memulai sendiri, pastikan kamu mempertimbangkan aspek – aspek yang penting ketika memilih software akuntansi.

Langkah 8 : Siapkan Lokasi Bisnis Kamu

bisnis kecil (UMKM)

Menyiapkan tempat yang tepat sangatlah penting untuk bisnis kamu beroperasi, apakah kamu akan memiliki kantor rumahan, ruang kantor bersama atau pribadi, atau lokasi untuk ritel. Kamu perlu memikirkan lokasi, peralatan, dan keseluruhan, dan pastikan lokasi bisnis kamu berfungsi dan sesuai untuk jenis bisnis yang kamu tekuni.

Kamu juga harus mempertimbangkan apakah lebih penting untuk membeli atau menyewa tempat yang akan menjadi lokasi bisnis kamu berada.

Langkah 9 : Siapkan Tim Bisnis Kamu

bisnis kecil (UMKM)

Jika kamu akan mempekerjakan karyawan, sekarang saatnya proses dimulai. Pastikan kamu meluangkan waktu untuk memikirkan posisi mana yang perlu untuk diisi, dan tugas tanggung jawab apa saja untuk setiap posisi.

Terakhir, jika kamu benar benar seorang solopreneur (bekerja seorang diri) sejati yang memasuki jalan bisnis kecil sendirian, kamu mungkin tidak membutuhkan karyawan, tetapi kamu tetap membutuhkan dukungan dari tim-mu sendiri. Tim ini dapat terdiri dari seorang mentor, pelatih bisnis, atau bahkan keluargamu. Mereka dapat untuk memberimu dukungan dalam bentuk saran dan motivasi ketika perjalanan bisnis mu sedang bergelombang.

Langkah 10 : Promosikan Bisnis Kecilmu

bisnis kecil (UMKM)

Setelah bisnis kamu aktif dan berjalan, kamu harus mulai menarik klien dan pelanggan. Segera buat rencana pemasaran kemudian, praktekan sebanyak mungkin ide – ide cara pemasaran bisnis kecil. Sehingga kamu dapat memutuskan cara paling efektif untuk mempromosikan bisnismu. Setelah kamu menyelesaikan cara – cara memulai bisnis ini, kamu sudah memiliki dasar –dasar yang penting dalam berbisnis.

Perlu diingat bahwa kesuksesan tidak terjadi dalam semalam. Tetapi gunakan rencana yang kamu buat untuk bekerja secara konsisten di bidang bisnismu, dan lihatlah bahwa kamu akan meningkatkan peluang keberhasilanmu.

Baca juga : PENGERTIAN DAN PEMAHAMAN MENGENAI UKM

Tagged , ,

About ADMIRAL

Hanya seorang pembaca buku
View all posts by ADMIRAL →

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *